Kamis, 24 Februari 2011

kumpulan puisi


menangisi patahnya sayap sayap yang telah mati
         dipeluk nestapa tersapu derita
mengesap eluh dengan jemari yang tak pasti
        akankah ada benih cinta 

        tergores luka dimasa kini 
terpangku dengan beban beban 
         terluka diusia dini
tersenyum dalam duka

               malaikatku datang 
ingin membawa ku terbang
           menujukisah cinta yang terang 
   untuk membuatku setegar karang

               desir pasir dilautan bergelombang 
memasang nyawa tanpa raga
mawar merah menjadi lambang 
kebencian tak bermaaf hilang tak diduga


  


HATI YANG TAK BISA BERDUSTA

meski kucoba melupakanmu
tetapi tak bisa ku menghapusmu
tulus cintaku t'lah kuberikan kepadamu

ku takkan sesali mencintaimu
laki laki terindah yang pernah menjadi milikku
tak pernah menyesal mengenalmu
walau jalan yang ku tempuh tak tertuju padamu

meskipun kini kau kuhindari
tapi hatiku tak bisa kubohongi
maaf ku terlalu mencintaimu
ku mencintaimu karena hatiku mencintaimu

telah terukir namamu didalam hatiku
telah terangkai mimpi mimpiku bersamamu
bila ku miliki dirimu untuk bahagia
tak ada niat untuk melukaimu

tak pernah ku pahami rasa ini
walaupun selalu kuterima lelah dan duka karena menyayangimu
tapi perihku selalu membuatku bahagia
biarlah tetap terjaga rasa ini hingga akhir nafasku
 
        

Tidak ada komentar:

Posting Komentar